Cari...

  • Telepon : 021- 7179 1838 ext 177

  • HP : 0812-8923-4223 / 0896-1455-4692

Home

seminarsdm

seminarsdm

Seminar Nasional Pengembangan Sumber Daya Manusia di era Revolusi Industri 4.0 (Digital)

 

Perkembangan teknologi menciptakan perubahan dalam berbagai lini kehidupan di mana setiap masyarakat bisa mendapatkan kemudahan asalkan terhubung dengan teknologi. Fenomena ini juga terjadi di sektor perbankan karena masyarakat bisa mendapatkan produk dan layanan perbankan bukan dari institusi bank sendiri.

 

Kemunculan financial technology (fintech) mampu menawarkan produk maupun layanan yang jauh lebih mudah dan cepat ketimbang harus melewati proses administrasi di bank. Belum lagi, kehadiran financial technology (fintech) dapat menjangkau golongan yang tidak terjangkau oleh bank. Kondisi tersebut tentunya memunculkan sebuah distorsi bagi sektor jasa keuangan.

 

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan OJK Wimboh Santoso menegaskan, distorsi yang terjadi pada perbankan akibat perkembangan teknologi tidak dapat dihindari.

 

Hal tersebut disampaikan Wimboh dalam Seminar Nasional Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Revolusi Industri 4.0 yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Indonesia banking Schoool (IBS).

 

“Distorsi enggak bisa dihindari, yang bisa adalah diminimize,” ujarnya di Kampus STIE IBS, Jakarta, Senin (7/5/2018).

 

Wimboh menyebut, perbankan sudah mulai menyadari akan tantangan tersebut. Dia mengatakan bahwa bank dan fintech bisa berjalan berdampingan, sehingga bank tidak perlu secara total mengubah strategi bisnisnya. Bank bisa menempatkan fintech sebagai partner bukan kompetitor.

 

“Kami encourage perbankan, sebab distorsi ini enggak bisa dihindari. Bagi perbankan, seilakan atur ulang strateginya,” kata dia.

 

“Silakan atur strategi yang pas untuk itu, yang  meyakinkan bahwa bank bisa menawarkan produk yang hampir sama dengan teknologi yang cpeat murah dan hampir sama dengan fintech,” kata Wimboh.

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Indonesia Banking School Subarjo Joyosmarto mengatakan,  perkembangan teknologi ini akan berimbas kepada para pekerja. Tuntutan pekerja makin tinggi untuk menyesuaikan dengan teknologi, sehingga diperlukan peningkatan keterampilan dari sumber daya manusia (SDM).

 

Akan tetapi, dia menegaskan, ramalan bahwa robot akan menggantikan peran manusia dalam pekerjaan adalah mitos. Sebab, ada unsur-unsur kemanusiaan yang tidak dimiliki robot.

 

(sumber: https://economy.okezone.com/read/2018/05/07/320/1895370/bos-ojk-distorsi-teknologi-tidak-bisa-dihindari-oleh-perbankan)

 

Materi Pembicara (klik untuk download):
1. Bpk. Dr. Wimboh Santoso Download
2. Ibu Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani  Download
3. Bpk. Agus Dwi Handaya Download